PENGARUH NON PERFORMING FINANCING, FINANCING TO DEPOSIT RATIO, CAPITAL ADEQUACY RATIO DAN NET IMBALAN TERHADAP RETURN ON ASSET PADA BANK MEGA SYARIAH TAHUN 2016-2024
Abstract
Bank mega syariah ialah salah satu bank yang bergerak dengan konsep syariah di Indonesia. Dalam melihat kesuksesan kinerja keuangan bank mega syariah dapat dilihat pada rasio keuangan. Namun pada tahun 2016-2024 Non Performing Financing (NPF), Financing To Deposit Ratio (FDR), Capital Adequacy Ratio (CAR), dan Net Imbalan (NI) mengalami fluktuatif. Dalam hal ini naik dan turunnya NPF, FDR, CAR, dan NI tidak diikuti dengan ROA seperti yang telah dijelaskan di dalam teori.
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh NPF, FDR, CAR dan NI terhadap ROA Bank Mega Syariah. Jenis data adalah data sekunder dengan sumber data diambil dari laporan keuangan triwulan tahun 2016 kuartal 1 hingga tahun 2024 kuartal 3 di website resmi www.megasyariah.co.id. Untuk teknik menganalisis data menggunakan model Autoregressive Distributed Lag (ARDL). Adapun variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah variabel NPF, FDR, CAR dan NI sebagai variabel bebas dan variabel ROA sebagai variabel terikat. Adapun
Hasil dari penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwasannya: 1) Pada uji t untuk variabel NPF memiliki pengaruh negatif terhadap ROA, 2) Untuk variabel FDR memiliki pengaruh negatif terhadap ROA, 3) Untuk variabel CAR tidak berpengaruh terhadap ROA, 4) Untuk variabel NI memiliki pengaruh positif terhadap ROA 5) Pada uji F variabel NPF, FDR, CAR dan NI memiliki pengaruh terhadap ROA, 6) Nilai R-Square dalam pengujian ini adalah 0,973 yang artinya variabel NPF, FDR, CAR, dan NI mempu menjelaskan variasi dari ROA sebesar 97,3% dan sisanya 2,7% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan ke dalam model.
Copyright (c) 2025 LA RIBA: Jurnal Perbankan Syariah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
LA RIBA: Jurnal Perbankan Syariah is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0.
Publised by Program Studi Perbankan Syari'ah of Institut Agama Islam Al-Qur'an Al-Ittifaqiah Indralaya, Indonesia




