ANALISIS FAKTOR KESULITAN BERBICARA BAHASA ARAB MAHASISWA SEMESTER SATU MA'HAD UIN KEDIRI
Abstract
This study aims to thoroughly analyze the factors that cause first-semester female students of the Ma’had UIN Kediri to experience difficulties in speaking Arabic. The research employed a qualitative method with data collected through direct observation, interviews with the students involved, and documentation. The findings indicate that difficulties in speaking Arabic are influenced by both internal and external factors. Internal factors include fluctuating personal motivation, psychological conditions such as low self-confidence and excessive anxiety, as well as the students’ limited vocabulary mastery. External factors involve the social and cultural environments prior to entering the Ma’had, which vary based on the students’ region, individual background, city, or even country. Another contributing factor is that learning activities in the Ma’had do not solely focus on improving Arabic-speaking skills but also cover other academic aspects. This results in some students not having sufficient opportunities to practice intensively, causing their speaking ability to develop less optimally. To address these issues, several improvement efforts need to be implemented, such as increasing the quantity and quality of speaking practice through simulations and group discussions, providing continuous motivation to boost students’ self-confidence, and conducting specialized learning sessions that focus exclusively on speaking skills. The use of interactive and engaging learning media is also highly recommended to create an enjoyable learning environment and enhance students’ active interest in speaking Arabic.
Keywords: difficulty factors, Arabic speaking skills, Ma’had UIN Kediri
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam faktor-faktor yang menyebabkan mahasiswi semester satu ma’had UIN Kediri kesulitan dalam berbicara bahasa Arab. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara dengan mahasiswa yang terkait, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan berbicara bahasa arab dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu internal dan eksternal. Faktor internal seperti motivasi pribadi yang berfluktuasi, kondisi psikologis seperti rasa kurang percaya diri dan cemas yang berlebihan juga keterbatasan kosakata yang dimiliki mahasiswi. Faktor eksternal seperti lingkungan sosial dan budaya sebelum mereka memasuki mahad, yang memiliki perbedaan karena asal daerah, latar belakang masing-masing individu, kota, bahkan negara. Dan juga karna pembelajaran dimahad tidak sepenuhnya berfokus pada peningkatan kemampuan berbicara bahasa arab tetapi juga mencakup aspek akademik yang lain. Hal ini menyebabkan sejumlah mahasiswi belum mendapatkan cukup kesempatan untuk berlatih secara intensif sehingga kemampuan berbicara mereka belum optimal. Untuk mengatasi masalah tersebut, beberapa upaya perbaikan perlu dilakukan, seperti meningkatkan jumlah dan kualitas latihan berbicara melalui simulasi dan diskusi kelompok, memberikan motivasi secara berkelanjutan agar mahasiswi semakin percaya diri, serta mengadakan pembelajaran khusus yang berfokus pada keterampilan berbicara saja. Penggunaan media pembelajaran yang interaktif dan menarik juga sangat dianjurkan untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan memacu minat berbahasa Arab secara aktif.
Kata kunci: faktor kesulitan, berbicara Bahasa arab, ma’had uin kediri




